Pembuatan Teba Modern di Sekolah

Teba Modern di sekolah dibuat untuk mengelola sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan di sekolah.
Manfaat dan Fungsi Teba Modern:
-
Pengurangan Timbulan Sampah:Mengurangi jumlah sampah organik yang perlu diangkut ke TPA, sehingga meringankan beban TPA dan memperpanjang masa pakainya.
-
Pemanfaatan Sampah Organik:Mengubah sampah organik seperti sisa makanan, daun, dan kulit buah menjadi pupuk kompos yang kaya nutrisi.
-
Pupuk Kompos Berguna:Pupuk kompos yang dihasilkan dapat digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman di kebun atau pekarangan, menciptakan siklus keberlanjutan.
-
Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber:Memungkinkan masyarakat untuk mengelola sampahnya sendiri sejak dari sumbernya (rumah tangga), bukan dengan sistem angkut buang.
-
Menyerap Air Hujan:Lubang biopori di dalam Teba Modern dapat menyerap air hujan, membantu mencegah genangan dan menyediakan cadangan air di tanah.
-
Ramah Lingkungan:Proses penguraian sampah organik menjadi kompos sangat ramah lingkungan dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu jika dikelola dengan benar.
-
Inovasi dari Kearifan Lokal:Merupakan adaptasi modern dari konsep teba (kebun belakang) tradisional dalam budaya Bali, yang kini digunakan untuk pengelolaan sampah.
-
Mendukung Kebijakan Lingkungan:Sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali dan Peraturan Gubernur Bali tentang pengelolaan sampah berbasis sumber, serta mendukung gerakan Bali Bersih Sampah.
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- Guru SD Negeri 2 Tegaljadi Mengikuti Program Multilateral Ke Tiongkok
- Seleksi Peserta Festival Tunas Bahasa Ibu di Tingkat Kecamatan
- Pelaksanaan ANBK Tahun Pelajaran 2025/2026
- Perayaan Saraswati di SD Negeri 2 Tegaljadi
- Perayaan HUT Kemerdekaan RI Ke 80
Kembali ke Atas


